Label

Sabtu, 13 Februari 2016

After This ; Part 2

Annyeong chingudeul... Mian, aku baru nge-upload yg part ke 2 :} gk perlu lama-lama lagi cekidot aja ya... :}

Happy reading pren... :)


-CCC-


"Apa? Abeoji*, maaf, tapi saya sudah pernah bilang bahwa saya tidak setuju apabila Abeoji mengadopsi Ji Yeon-sung sebagai adik saya."

Choi Seung-hyuk sudah muak dengan kelakuan anak sulungnya ini. Memang, tutur katanya sopan, tapi sifatnya yang tidak suka dengan orang baru, tidak ekspresif, dingin, dan cuek nyaris dengan segala hal, membuatnya benar-benar terkesan antisosial.

"Choi Sang-ji ! Sudah cukup ! apa yang membuatmu sangat membenci Ji Yeon-sung ? Dia gadis baik-baik dan mempunyai tata krama yang sopan ! Dia juga putri sahabat karib Abeoji ! Jadi, Berhentilah bersikap dingin dan tertutup ! Mulailah bersikap ramah dan terbuka !"

"Maaf, Abeoji, tapi saya tidak pernah mengatakan bahwa saya membenci Ji Yeon-sung." Choi Sang-ji berdiri, ia membungkuk seraya berkata,"Saya sudah selesai, terima kasih atas makanannya." Kemudian, ia berjalan tenang menuju kamarnya.

"Choi Sang-ji, Abeoji tidak mau tahu, intinya, besok kau harus menjemputnya di Stasiun !"

Sial.


Jumat, 28 Agustus 2015

After This ; Part 1

Oke, anyyeong chingu... aku kembali kembali lagi ke blog, mau balik lagi ama cerbung, moga aja nih cerbung tamat gk discontinue kaya cerbung di blog yg lama -,- oke langsung to the point aja...

*Happy reading pren... :)*


*#*


Aku tahu mengapa kau melupakannya...
Aku tahu penyebabnya...

Tapi mengapa saat kau mengingat semua, kau melupakannya ?

Apa kenangan itu begitu buruk, hingga tak bisa kau ingat lagi ?


*After This*


"Kau sudah hampir sembuh sepenuhnya,dan kau bisa mengambil obatnya di resepsionis", kata seorang dokter wanita dengan senyum manis terpampang di wajahnya."Dan, Yeon Sung-ah, kalau tiba tiba kepalamu terasa sangat sakit, segera minum obat dan cepat kesini ya ?"

"Ne (ya), aku akan mengingatnya dokter", jawab seorang remaja perempuan di depan dokter tadi seraya tersenyum. Ia kemudian berdiri, membungkuk, mengucapkan terimakasih, dan berniat meninggalkan tempat bernuansa putih itu.

Remaja tadi tiba-tiba menghentikan langkah kakinya ketika berada tepat di depan sebuah pintu, ia membalikkan badannya dengan wajah sendu. Kemudian bertanya,"Ah, ya, dokter, mengapa sampai sekarang aku masih belum bisa mengingat semua kejadian yang menimpaku dan keluargaku?"


Jumat, 26 Juni 2015

Membuka lembaran baru

Bondowoso, Jum'at 26 Juni 2015

Hai semua...

Kali ini aku cuma pengen curhat aja, gapapa kan ? Sekalian aja ini buat pos pertama buat blog baruku ini :D

Oke, langsung to the point aja.

Waktu itu, entah berapa bulan yang lalu, aku pertama kali melihat "itu". Hanya sebuah "benda" biasa, tidak berarti apa apa bagiku. Aku malah menganggapnya aneh, terlihat seperti (aku tidak bisa mengatakannya, maaf, bukan karena ini hal buruk hanya saja ini adalah rahasiaku seorang,sekali lagi maaf :') . Benar benar aneh.

Tapi, sekitar 2 minggu kemudian, aku melihat "itu". Seketika semuanya berubah. Semua persepsiku tentang "hal itu", benar benar berubah. Dari hanya sekedar biasa biasa saja, menjadi luar biasa. Bahkan aku merasa "itu" adalah hal yang paling sempurna dalam